11 February 2018

MAUT DI TANJAKAN EMEN


Dikutip dari KOMPAS.COM. Kecelakaan maut terjadi di kawasan Tanjakan Emen, Jalan Raya Bandung- Subang, Kampung Cicenang, Ciater Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018) pukul 17.00 WIB. Kecelakaan yang melibatkan sebuah bus pariwisata itu menelan korban jiwa hingga 27 orang.
Kabid Humas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto mengatakan, bus pariwisata datang dari arah Bandung menuju Subang.
"Sesampainya di turunan, bus terbalik dan menabrak sepeda motor Honda Beat  Nopol T 4382 MH," kata Hari.
Kapolres Subang AKBP M Joni mengatakan, bus tersebut memiliki nomor polisi F 7959 AA. Menurut data yang didapat, bus pariwisata tersebut berisikan 50 orang penumpang. Mereka adalah rombongan wisatawan dari Tangerang Selatan.

Para wisatawan ini baru saja meninggalkan wisata kawah Gunung Tangkuban Parahu di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, untuk kembali pulang ke Tangerang Selatan via Tol Cikopo-Palimanan yang bisa diakses dari Gerbang Tol Subang Kota.
Setelah keluar dari gerbang Tangkuban Parahu, bus harus melewati turunan panjang sekitar kurang lebih 2 kilometer.
Saat melewati turunan panjang yang curam dan berkelok-kelok di tengah kebun teh dan hutan pinus itulah, bus mengalami kecelakaan tragis.
"Saat melintas turunan panjang dan berkelok, bus tidak terkendali karena diduga rem blong dan menabrak sepeda motor dengan nomor polisi T 4382 MM. Bus kemudian menabrak tebing sebelah kiri jalan dan terguling di bahu jalan," ujar Joni.


Data terakhir yang dirilis RSUD Subang menyatakan, jumlah korban yang tewas dalam kecelakaan itu mencapai 27 orang.
"27 yang meninggal dunia, 18 mengalami luka berada di IGD. Semuanya berasal dari penumpang bus," kata Kasubag Humas RSUD Subang Mamat Budirakhmat kepada Tribun Jabar, di depan ruang jenazah RSUD Subang, Sabtu malam.
Menurut Mamat, 27  korban meninggal  telah dimasukkan ke ruang jenazah sejak pukul 21.50 WIB. Mereka belum teridentifikasi. Sementara  korban luka rata-rata mengalami patah tulang kaki, tangan, dan pinggul, serta luka berat di kepala.

Berikut nama korban yang kini sedang dirawat di IGD RSUD Subang:

Luka ringan

1. Sawiah (41), perempuan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan
2. Junaenah (58), perempuan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan
3. Dahlia (46), Ciputat Timur, Tangerang Selatan
4. Euis Indrawati Gufron (51), Ciputat Timur, Tangerang Selatan
5. Dewo (57), perempuan, ibu rumah tangga, warga Ciputat Timur, Tangerang Selatan
6. Saanih (51), perempuan, ibu rumah tangga, Ciputat Timur, Tangerang Selatan
7. Naman (42), laki-laki, Ciputat Timur, Kab. Tangerang Selatan
8. Yeti Munjiawati (48), perempuan, Cipatat timur, Kota Tangerang

Luka berat

1. M Abdul Fatih (9), laki-laki, pelajar, Ciputat timur, Tangerang Selatan
2. Supriyono (58), laki-laki, swasta, Ciputat timur, Tangerang Selatan
3. Darsinah (65), perempuan, ibu rumah tangga, Ciputat Timur, Tangerang Selatan
4. Nasiah (57), perempuan, ibu rumah tangga, Ciputat Timur, Tangerang Selatan
5. Samirah (52), perempuan, ibu rumah tangga, Ciputat Timur, Tangerang Selatan
6. Satiah (56), perempuan, ibu rumah tangga, Ciputat Timur, Tangerang Selatan
7. Kanah (66), perempuan, Ibu rumah tangga, Ciputat timur, Tangerang Selatan
8. Elmira (3), Ciputat timur, Tangerang Selatan

Jumlah korban meninggal dunia mencapai 27 orang, dan seluruh korban meninggal masih berada di RSUD Subang.

Berikut nama korban meninggal yang sudah diidentifikasi:

1. Minah Rahayu (46), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
2. Julaeha (58).
3. Sopiah (63), Ciputat Timur.
4. Aminah (44), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
5. Sri Widodo (63), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
6. Nasiah bin Nur Badeng (56), Kampung Legoso, RT/RW 002/001, nomor 06, Pisangan, Ciputat Timur.
7. Munih (57), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
8. Sri Rohayati (49), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
9. Sugiati (55).
10. Oktikam, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
11. Siti Mulyamah, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
12. Hasanah (46), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
13. Mimin Mintarsih (44), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
14. Juminten (60), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
15. Liliana (48), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
16. Teti Sumiati (48), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
17. Sri Sulastri (60), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
18. Elida (64), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
19. Jono (56), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
20. Hajah Paikem (64), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
21. Atifah Siameti (10), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
22. Sri Martiningsih (35), Depok.
23. Rusminah (50), Ciledug, Kota Tangerang.
24. Siti Payung Alam (39), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
25. Ari Lestari (42), Ciputat Timur, Tangerang Selatan
26. Yanuati (60), Ciputat Timur, Tangerang Selatan
27. Agus Waluyo (42), Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang yang diduga sebagai pengendara motor.



26 January 2018

GUS MUS : MUTIARA PEMBELAJAR


MUTIARA PEMBELAJAR

Kyai, penyair, novelis, pelukis, budayawan dan cendekiawan muslim, inilah Gus Mus (sapaan akrabnya). Kyai bersahaja. Kyai pembelajar bagi para ulama dan umat. Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah, ini enggan (menolak) dicalonkan menjadi Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama dalam Muktamar NU ke-31 28/11-2/12-2004 di Boyolali, Jawa Tengah.

KH Achmad Mustofa Bisri, akrab dipanggil Gus Mus, punyai prinsip harus bisa mengukur diri. Saat hendak memasuki lembaga apapun, ia selalu terlebih dahulu mengukur diri.Saya harus bisa ukur diri sendiri. Lebih baik saya tetap berada di luar, memberikan masukan dan kritikan dengan cara saya, jelas alumnus Al Azhar University, yang ketika kuliah punya hobi sepakbola dan bulutangkis. Setelah tak lagi punya waktu meneruskan hobi lamanya, ulama ini lalu menekuni hobi membaca buku sastra dan budaya, menulis dan memasak, termasuk masak makanan Arab dengan bumbu tambahan.

Lahir di Rembang, Jawa Tengah, 10 Agustus 1944, dari keluarga santri. Kakeknya, Kyai Mustofa Bisri adalah seorang ulama. Demikian pula ayahnya, KH Bisri Mustofa, yang tahun 1941 mendirikan Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, adalah seorang ulama karismatik termasyur.
Ia dididik orangtuanya dengan keras apalagi jika menyangkut prinsip-prinsip agama. Namun, pendidikan dasar dan menengahnya terbilang kacau. Setamat sekolah dasar tahun 1956, lanjut ke sekolah tsanawiyah. Baru  1 tahun di tsanawiyah, ia keluar, lalu masuk Pesantren Lirboyo, Kediri selama 2 tahun. Lalu pindah lagi ke Pesantren Krapyak, Yogyakarta yang diasuh oleh KH Ali Maksum selama hampir 3 tahun. Ia lalu kembali ke Rembang untuk mengaji langsung diasuh ayahnya. KH Ali Maksum dan ayahnya KH Bisri Mustofa adalah guru yang paling banyak mempengaruhi perjalanan hidupnya. Kedua kiyai itu memberikan kebebasan kepada para santri untuk mengembangkan bakat seni.

Kemudian tahun 1964, dia dikirim ke Kairo, Mesir, belajar di Universitas Al-Azhar, mengambil jurusan studi keislaman dan bahasa Arab, hingga tamat tahun 1970. Ia satu angkatan dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Menikah dengan Siti Fatimah, ia dikaruniai tujuh orang anak, enam di antaranya perempuan. Anak lelaki satu-satunya adalah si bungsu Mochamad Bisri Mustofa, yang lebih memilih tinggal di Madura dan menjadi santri di sana. Kakek dari empat cucu ini sehari-hari tinggal di lingkungan pondok hanya bersama istri dan anak keenamnya Almas.Setelah abangnya KH Cholil Bisri meninggal dunia, ia sendiri memimpin dan mengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, didampingi putra Cholil Bisri. Pondok yang terletak di Desa Leteh, Kecamatan Rembang Kota, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, 115 kilometer arah timur Kota Semarang, itu sudah berdiri sejak tahun 1941.

Keluarga Mustofa Bisri menempati sebuah rumah kuno wakaf yang tampak sederhana tapi asri, terletak di kawasan pondok. Ia biasa menerima tamu di ruang seluas 5 x 12 meter berkarpet hijau dan berisi satu set kursi tamu rotan yang usang dan sofa cokelat. Ruangan tamu ini sering pula menjadi tempat mengajar santrinya.Pintu ruang depan rumah terbuka selama 24 jam bagi siapa saja. Para tamu yang datang ke rumah lewat tengah malam bisa langsung tidur-tiduran di karpet, tanpa harus membangunkan penghuninya. Dan bila subuh tiba, keluarga Gus Mus akan menyapa mereka dengan ramah. Sebagai rumah wakaf, Gus Mus yang rambutnya sudah memutih berprinsip, siapapun boleh tinggal di situ.

Di luar kegiatan rutin sebagai ulama, dia juga seorang budayawan, pelukis dan penulis. Dia telah menulis belasan buku fiksi dan nonfiksi. Justru melalui karya budayalah, Gus Mus sering menunjukkan sikap kritisnya terhadap budaya yang berkembang di masyarakat. Tahun 2003, misalnya, ketika goyang ngebor pedangdut Inul Daratista menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat, Gus Mus justru memamerkan lukisannya yang berjudul Berdzikir Bersama Inul. Itulah cara Gus Mus mendorong perbaikan budaya yang berkembang saat itu. 

Bakat lukis Gus Mus terasah sejak masa remaja, saat mondok di Pesantren Krapyak, Yogyakarta. Ia sering keluyuran ke rumah-rumah pelukis. Salah satunya bertandang ke rumah sang maestro seni lukis Indonesia, Affandi. Ia seringkali menyaksikan langsung bagaimana Affandi melukis. Sehingga setiap kali ada waktu luang, dalam bantinnya sering muncul dorongan menggambar. Saya ambil spidol, pena, atau cat air untuk corat-coret. Tapi kumat-kumatan, kadang-kadang, dan tidak pernah serius, kata Gus Mus, perokok berat yang sehari-hari menghabiskan dua setengah bungkus rokok.

Gus Mus, pada akhir tahun 1998, pernah memamerkan sebanyak 99 lukisan amplop, ditambah 10 lukisan bebas dan 15 kaligrafi, digelar di Gedung Pameran Seni Rupa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta. Kurator seni rupa, Jim Supangkat, menyebutkan, kekuatan ekspresi Mustofa Bisri terdapat pada garis grafis. Kesannya ritmik menuju zikir membuat lukisannya beda dengan kaligrafi. Sebagian besar kaligrafi yang ada terkesan tulisan yang diindah-indahkan, kata Jim Supangkat, memberi apresiasi kepada Gus Mus yang pernah beberapa kali melakukan pameran lukisan.




Sedang puisi, Gus Mus mulai akrab saat belajar di Kairo, Mesir. Saat itu Perhimpunan Pelajar Indonesia di Mesir membuat majalah. Salah satu pengasuh majalah adalah Gus Dur. Setiap kali ada halaman kosong,Gus Mus diminta mengisi dengan puisi karyanya. Karena Gus Dur juga tahu Gus Mus bisa melukis, maka, ia diminta membuat lukisan walaupun jadinya coret-coretan, atau kartun, atau apa saja, yang penting ada gambar pengisi halaman kosong. Sejak itu, Mustofa hanya menyimpan puisi karyanya di rak buku.

Namun adalah Gus Dur lah yang mengembalikan Gus Mus ke habitat perpuisian. Pada tahun 1987, ketika menjadi Ketua Dewan Kesenian Jakarta, Gus Dur membuat acara Malam Palestina. Salah satu acaranya adalah pembacaan puisi karya para penyair Timur Tengah. Selain pembacaan puisi terjemahan, juga dilakukan pembacaan puisi aslinya. Gus Mus, yang fasih berbahasa Arab dan Inggris, mendapat tugas membaca karya penyair Timur Tengah dalam bahasa aslinya. Saat itulah Gus Mus mulai bergaul dengan para penyair.

Sejak tampil di Taman Ismail Marzuki, itu kepenyairannya mulai diperhitungkan di kancah perpuisian nasional. Undangan membaca puisi mengalir dari berbagai kota. Bahkan ia juga diundang ke Malaysia, Irak, Mesir, dan beberapa negara Arab lainnya untuk berdiskusi masalah kesenian dan membaca puisi. Berbagai negeri telah didatangi kyai yang ketika muda pernah punya keinginan aneh, yakni salaman dengan Menteri Agama dan menyampaikan salam dari orang-orang di kampungnya. Untuk maksud tersebut ia berkali-kali datang ke kantor sang menteri. Datang pertama kali, ditolak, kedua kali juga ditolak. Setelah satu bulan, ia diizinkan ketemu menteri walau hanya tiga menit.

Kyai bertubuh kurus berkacamata minus ini telah melahirkan ratusan sajak yang dihimpun dalam lima buku kumpulan puisi: Ohoi, Kumpulan Puisi Balsem (1988), Tadarus Antologi Puisi (1990), Pahlawan dan Tikus (1993), Rubaiyat Angin dan Rumput (1994), dan Wekwekwek (1995). Selain itu ia juga menulis prosa yang dihimpun dalam buku Nyamuk Yang Perkasa dan Awas Manusia (1990). Tentang kepenyairan Gus Mus, Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri menilai, gaya pengucapan puisi Mustofa tidak berbunga-bunga, sajak-sajaknya tidak berupaya bercantik-cantik dalam gaya pengucapan. Tapi lewat kewajaran dan kesederhanaan berucap atau berbahasa, yang tumbuh dari ketidakinginan untuk mengada-ada. Bahasanya langsung, gamblang, tapi tidak menjadikan puisinya tawar atau klise. Sebagai penyair, ia bukan penjaga taman kata-kata. Ia penjaga dan pendamba kearifan, kata Sutardji. Kerap memberi ceramah dan tampil di mimbar seminar adalah lumrah bagi Gus Mus. Yang menarik, pernah dalam sebuah ceramah, hadirin meminta sang kiai membacakan puisi. Suasana hening. Gus Mus lalu beraksi: Tuhan, kami sangat sibuk. Sudah.

Sebagai cendekiawan muslim, Gus Mus mengamalkan ilmu yang didapat dengan cara menulis beberapa buku keagamaan. Ia termasuk produktif menulis buku yang berbeda dengan buku para kyai di pesantren. Tahun 1979, ia bersama KH M. Sahal Mahfudz menerjemahkan buku ensiklopedia ijmak. Ia juga menyusun buku tasawuf berjudul Proses Kebahagiaan (1981). Selain itu, ia menyusun tiga buku tentang fikih yakni Pokok-Pokok Agama (1985), Saleh Ritual, Saleh Sosial (1990), dan Pesan Islam Sehari-hari (1992).
Ia lalu menerbitkan buku tentang humor dan esai, Doaku untuk Indonesia? dan Ha Ha Hi Hi Anak Indonesia. Buku yang berisi kumpulan humor sejak zaman Rasullah dan cerita-cerita lucu Indonesia. Menulis kolom di media massa sudah dimulainya sejak muda. Awalnya, hatinya panas jika tulisan kakaknya, Cholil Bisri, dimuat media koran lokal dan guntingan korannya ditempel di tembok. Ia pun tergerak untuk menulis. Jika dimuat, guntingan korannya ditempel menutupi guntingan tulisan sang kakak. Gus Mus juga rajin membuat catatan harian.

Seperti kebanyakan kyai lainnya, Mustofa banyak menghabiskan waktu untuk aktif berorganisasi, seperti di NU. Tahun 1970, sepulang belajar dari Mesir, ia menjadi salah satu pengurus NU Cabang Kabupaten Rembang. Kemudian, tahun 1977, ia menduduki jabatan Mustasyar, semacam Dewan Penasihat NU Wilayah Jawa Tengah. Pada Muktamar NU di Cipasung, Jawa Barat, tahun 1994, ia dipercaya menjadi Rais Syuriah PB NU.


Kesederhanaannya telah memberi warna baru pada peta perjalanan kehidupan sosial dan politik para ulama. Ia didorong-dorong oleh Gus Dur dan kawan-kawan dari kelompok NU kultural, untuk mau mencalonkan diri sebagai calon ketua umum PB NU pada Muktamar NU ke-31 tahun 2004, di Boyolali, Jawa Tengah. Tujuannya, untuk menandingi dan menghentikan langkah maju KH Hasyim Muzadi dari kelompok NU struktural. Kawan karib Gus Dur selama belajar di Kairo, Mesir, ini dianggap salah satu ulama yang berpotensi menghentikan laju ketua umum lama. Namun Gus Mus justru bersikukuh menolak. Alhasil, Hasyim Muzadi mantan calon wakil presiden berpasangan dengan calon presiden Megawati Soekarnoputri dari PDI Perjuangan, pada Pemilu Preisden 2004, itu terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Tanfidziah berpasangan dengan KH Achmad Sahal Makhfud sebagai Rois Aam Dewan Syuriah PB NU. Muktamar berhasil meninggalkan catatan tersendiri bagi KH Achmad Mustofa Bisri, yakni ia berhasil menolak keinginan kuat Gus Dur, ulama kontroversial.

Ternyata langkah seperti itu bukan kali pertama dilakukannya. Jika tidak merasa cocok berada di suatu lembaga, dia dengan elegan menarik diri. Sebagai misal, kendati pernah tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah tahun 1987-1992, mewakili PPP, demikian pula pernah sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), mantan Rois Syuriah PB NU periode 1994-1999 dan 1999-2004 ini tidak pernah mau dicalonkan untuk menjabat kembali di kedua lembaga tersebut. Lalu, ketika NU ramai-ramai mendirikan partai PKB, ia tetap tak mau turun gelanggang politik apalagi terlibat aktif di dalamnya.

Demikian pula dalam Pemilu Legislatif 2004, meski namanya sudah ditetapkan sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Jawa Tengah, ia lalu memilih mengundurkan diri sebelum pemilihan itu sendiri digelar. Ia merasa dirinya bukan orang yang tepat untuk memasuki bidang pemerintahan. Ia merasa, dengan menjadi wakil rakyat, ternyata apa yang diberikannya tidak sebanding dengan yang diberikan oleh rakyat. Selama saya menjadi anggota DPRD, sering terjadi pertikaian di dalam batin saya, karena sebagai wakil rakyat, yang menerima lebih banyak dibandingkan dengan apa yang bisa saya berikan kepada rakyat Jawa Tengah, kata Mustofa mengenang pengalaman dan pertentangan batin yang dia alami selama menjadi politisi.

Dicalonkan menjadi ketua umum PB NU sudah seringkali dialami Gus Mus. Dalam beberapa kali mukhtamar, namanya selalu saja dicuatkan ke permukaan. Ia adalah langganan “calon ketua umum” dan bersamaan itu ia selalu pula menolak. Di Boyolali 2004 namanya digandang-gandang sebagai calon ketua umum. Bahkan dikabarkan para kyai sepuh telah meminta kesediaannya. Sampai-sampai utusan kyai sepuh menemui ibunya, Marafah Cholil, agar mengizinkan anaknya dicalonkan. Sang ibu malah hanya menjawab lugas khas warga ulama NU, Mustofa itu tak jadi Ketua Umum PB NU saja sudah tak pernah di rumah, apalagi kalau menjadi ketua umum. Nanti saya tak pernah ketemu.

dicuplik dari : https://cafesufi.wordpress.com

4 September 2017

ACHMAD ZAKY, KISAH PERJUANGAN AWAL BUKALAPAK

ACHMAD ZAKY, KISAH PERJUANGAN AWAL BUKALAPAK

Sukses yang diraih pendiri sekaligus CEO Bukalapak, Achmad Zaky, tidak datang serta-merta. Setidaknya ada tiga hal yang telah mengubah hidupnya. Semua itu dipaparkan Zaky dalam kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) beberapa waktu lalu.
"Saya ingin berbagi cerita mengenai 3 hal yang menurut saya penting buat adik-adik sekalian ketahui," ujarnya dalam acara itu. Inilah 3 faktor tersebut :


*1. Soal Keberuntungan (Luck)*

Saya berasal dari kampung di pinggir Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Saya bukanlah anak paling pintar di kampung tersebut. Orangtua saya juga bukan paling kaya, keduanya guru mengajar di SMP sekitar rumah. Tapi saya beruntung mereka memikirkan saya, mendidik saya, dan menabung agar saya bisa kuliah di universitas terbaik. Inilah keberuntungan pertama saya dalam hidup. Dan saya kira adik-adik semuanya yang sudah kuliah di salah satu universitas terbaik, sudah jauh lebih beruntung dari saya. Kita harus bersyukur karena ini. Manfaatkanlah keberuntungan ini dengan sebaik-baiknya.

Sebagai mahasiswa dari daerah, kuliah di ITB tidaklah mudah. Saya sempat tidak pede karena banyak mahasiswa ITB yang pintar-pintar. Tapi ternyata disinilah keberuntungan saya selanjutnya. Saya berteman dengan orang-orang yang jauh lebih pintar. Salah satu teman dekat saya adalah mahasiswa paling pintar di ITB. Dia tidak pernah mendapatkan nilai selain A selama kuliah di ITB 4 tahun. Bahkan untuk mata kuliah Agama dia mendapat A sementara Ketua Keluarga Mahasiswa Islam waktu itu mendapat B.

Satu minggu sebelum ujian biasanya saya datang ke kosan dia untuk belajar. Jadi menjelang hari H saya siap betul. Ketika H-1 teman saya banyak bertanya ke saya soal ujian, pasti bisa, wong saya sudah belajar dari mahagurunya. Dengan mengajari teman-teman, saya juga jadi lebih pintar. Mereka tidak tahu bahwa saya sebelumnya belajar dari Fajrin. Namanya Fajrin Rasyid, dia kini jadi salah satu pendiri dan CFO di Bukalapak.
Jadi agar beruntung, bertemanlah sebanyak-banyaknya dengan teman yang lebih cerdas & lebih pintar. Bidang apapun, tidak harus secara akademik.

Sebagai mahasiswa dari daerah, saya memiliki momok yang sangat besar: Bahasa Inggris. SD tempat saya sekolah di kampung tidak mengajarkan Bahasa Inggris sama sekali di saat teman-teman SMP saya semuanya mendapatkannya. Di SMP dan SMA, saya hampir tidak lulus hanya karena Bahasa Inggris. Les tidak membantu karena menjadikan saya malah takut dan minder.

Di test TOEFL se-ITB, saya menduduki peringkat 3 dari bawah. Inilah ketakutan saya selama kuliah di ITB, saya harus mengubur keinginan saya kuliah di luar negeri yang semuanya mensyaratkan TOEFL. IP sebagus apapun tidak akan bisa membantu jika TOEFL kurang bagus. Tapi Allah berkehendak lain, keberuntungan selanjutnya datang. Waktu itu ada beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika yang hanya ditujukan untuk mahasiswa yang tidak bisa Bahasa Inggris.

Saya langsung mencari informasi terkait beasiswa tersebut. Saya datangi beberapa alumni yang pernah mendapatkannya untuk menganalisa bagaimana mendapatkan beasiswa tersebut. Rupanya kriteria utama beasiswa tersebut adalah "tidak bisa berbahasa Inggris"; sudah pasti saya mendapatkan nilai terbaik disini, hehehe...

Kriteria kedua adalah nilai akademik yang baik. Di poin ini saya juga tidak buruk berkat keberuntungan pertama tadi. Alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa dan berangkat ke Amerika Serikat. Setibanya di Amerika, saya baru tahu "How are you", "I'm fine", "Thank you" dsb, itu padahal kuno banget. Saya mulai menyadari bahwa esensi belajar (bidang apapun) adalah melakukan alias Doing, bukan hanya di kelas-kelas atau berdasarkan textbook yang kadang saklek dan menakutkan.

Teman-teman di Amerika juga maklum jika saya sering salah ngomong. Dari sinilah saya mendapatkan banyak teman luar negeri hingga relasi-relasi luar negeri, yang kelak membantu membesarkan jaringan investor saya untuk membesarkan Bukalapak juga.

Pelajaran dari poin pertama ini adalah *keberuntungan datang saat kita siap!* Banyak kesempatan di depan mata menanti yang siap diambil. Kita harus siapkan diri untuk mengambil kesempatan-kesempatan yang datang di masa depan.

*2. Soal Kesenangan (Passion)*

Saya selalu senang hal baru. Hal baru memberikan pembelajaran baru dan wawasan baru. Kampus ITB saya manfaatkan juga untuk mengeksplor hal-hal baru. Saya bergabung dengan banyak organisasi sewaktu di ITB. Dari KM ITB saya belajar berpikir kritis (kadang sering demo). Dari himpunan saya belajar kekompakan. Dari Menwa saya belajar kedisiplinan dan ketahanan. Dari ARC saya belajar bagaimana ngoprek dan memecahkan suatu masalah.

Saya juga senang sekali mengikuti lomba-lomba di bidang software sehingga memiliki tabungan yang lumayan lah. Waktu-waktu di ITB sangat tidak saya sia-siakan. Saya terus mencari apa yang sebenarnya menjadi kesenangan saya yang abadi nanti. Kita tidak pernah tahu apa isi hati/jiwa kita sampai kita terus mencoba dan mengeksplorasinya.
Karena pertemanan yang luas di kampus, saya juga membuat sebuah unit bernama Techno Entrepreneurship Club. Kami berpikir, mahasiswa ITB harusnya membuka lapangan pekerjaan, bukan malah mendesak mahasiswa lain yang dulu sudah gagal masuk ITB, masa harus gagal lagi masuk dunia kerja gara-gara mahasiswa ITB, ha ha ha...

Di klub ini kami konkrit membuat warung mie ayam sebagai eksperimen. Semua menggunakan uang pribadi kita sendiri-sendiri, dan ternyata gagal. Di sinilah saya pertama kali gagal dan kehilangan uang besar (untuk ukuran waktu itu) untuk pertama kalinya. Sedih rasanya waktu itu. Tapi belakangan saya bersyukur, karena kegagalan inilah saya bisa lebih matang menyiapkan eksplorasi saya selanjutnya.

Suatu ketika, saya dikontak oleh sebuah stasiun televisi untuk membuat sebuah software quick count pemilu, mereka mendapatkan referensi dari teman saya. Walau saya belum pernah membuat software quick count, tapi saya yakin itu bisa dilakukan, toh semua ada di Internet. Tidak ada yang tidak mungkin dibuat, itu dogma jurusan saya Teknik Informatika, STEI.

Tanpa berpanjang-lebar saya mengiyakan bisa membuat software tersebut yang diberi deadline hanya 7 hari. Mereka bertanya berapa biayanya? Saya jawab "1.5 juta". Hitung-hitungan saya, uang tersebut cukup untuk 6 bulan hidup, toh cuma 7 hari pengerjaannya. Pasti untung... wong tidak ada biaya... cincai laaa (seperti iklan Bukalapak).
Pagi-siang-malam saya begadang mengerjakan software tersebut di kosan (Tubagus) dan akhirnya di hari H software tersebut lancar disiarkan di stasiun TV nasional. Itulah project komersial pertama saya yang dinikmati oleh puluhan bahkan ratusan juta orang di seluruh Indonesia. Ada perasaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, senang sekali rasanya waktu itu hasil karya tangan sendiri dinikmati banyak orang.

Namun belakangan saya baru tahu nilai proyeknya ratusan juta. Tapi saya tidak menyesal karena setelahnya saya yang masih kuliah tingkat 3 waktu itu, mendapatkan kepercayaan dari stasiun TV nasional untuk project selanjutnya, yang tentu nilainya kini berbeda dari sebelumnya. Saya naikkan 10x lipat dan mereka masih mau! Kesenangan inilah yang menjadi momen penting dan jatuh cintanya saya pada dunia software.

Kita tidak pernah tahu apa jadinya diri kita di masa depan. Hidup ini menurut saya seperti air. Ikuti saja kemana air mengalir, sambil mencoba hal-hal baru yang lewat dan terus ikuti kata hati kita (inner voice). Jika senang dan mau, coba! Jika tidak ya tidak perlu dicoba. Kita bisa menjadi terbaik karena kita senang dan mau di bidang itu. Carilah kesenanganmu (passion).

*3. Soal Tujuan Hidup (Purpose)*

Setelah lulus, saya sejenak pulang kampung. Saya mengamati banyak sekali tetangga saya di kampung yang memiliki usaha kecil, tapi pendapatannya masih sama dengan belasan tahun sebelumnya, padahal ada inflasi. lnilah yang menjadi inspirasi awal pembuatan software lanjutan ini, supaya bagaimana software tersebut bisa membuka kesempatan bagi usaha-usaha kecil seperti tetangga saya dan jutaan usaha kecil lainnya, untuk melebarkan sayap dan berkembang lebih besar lagi.

Perjalanan baru pun dimulai. Saya mencari nama dan
domain. Dari ratusan nama yang saya daftar, terpilihlah Bukalapak. Selain harganya murah 90 ribu, nama ini menggambarkan misi software ini, bahwa siapapun bisa semudah menggelar tikar atau lapak dengan software. Siapapun bisa berbisnis dan menjadi besar lewat Internet.

Saya juga memutuskan mencari partner, karena misi besar ini tidak bisa saya bangun sendirian. Tidak banyak yang tertarik ketika saya utarakan konsep Bukalapak, tapi saya tidak menyerah. Saya akhirnya dipertemukan dengan teman yang sebenarnya sudah lama satu jurusan dan juga satu SMA, Xinuc, saat ini CTO di Bukalapak. Dia tidak aktif organisasi, tapi senangnya ngoprek komputer di kosan.
Ketika saya cerita ide Bukalapak, dia yang paling semangat. Rupanya dia selama ini di kosan terus karena terobsesi dengan mesin. Bagaimana menciptakan mesin yang bisa secara bersamaan digunakan oleh jutaan orang. "Ini menarik," kata dia. Kami diskusi siang-malam bagaimana memulai semua mimpi kami tersebut.

Kami kemudian mulai membangun Bukalapak selama dua bulan non-stop berdua di kamar kosan. Ya, dua laki-laki dalam satu kos. Tapi ini ga aneh-aneh lo ya, ha ha ha... Kita berdua ini sedang membuat software. Website kami live pada Januari 2010, dan tidak ada yang mengunjungi website kami. Ada sih 1-2 pengunjung tapi pas kita cek sistem, itu komputer kami sendiri, sedih dan marah rasanya, tapi lagi-lagi kita pantang padam. Kami selalu ingat Tujuan Besar kami.

Perjalanan baru dimulai. Saya mulai sisir lapak-lapak di pinggir jalan (offline) dan juga online untuk bergabung dengan Bukalapak. Banyak yang tidak tertarik dengan software kami. Tapi ada segelintir yang tertarik. Aktivitas ini kami ulang terus setiap hari hingga 1 tahun kami memiliki pasukan UKM hingga 10 ribu. Kami senang karena Tujuan kami perlahan-lahan mulai mewujud.

Tapi ada satu masalah besar: bisnis Internet saat itu memang belum matang, pasarnya juga masih kecil. Uang pribadi kami habis untuk menghidupi Bukalapak. Kami coba cari investor, tidak ada yang tertarik. Sementara orang tua dan mungkin calon mertua sudah mulai bertanya "Kerja di mana kamu?". Pertanyaan sakral ini menghantui kami terus, selain kenyataan bahwa kas kami sudah nol. Xinuc pun pernah memiliki ide bagaimana kalau kita sudahi saja. Tapi sekali lagi kami tidak menyerah, saya selalu ingatkan diri dan Xinuc juga pada Tujuan Akhir.

Saya sampaikan ke dia: "Lihatlah 10 ribu UKM itu, mereka hidup dari kita. Kalau ini ditutup, mereka hidup dari mana?" Selalu mengingat Tujuan Utama & Tujuan Akhir kita akan membuat kita jadi terus semangat. Tak diduga-duga, pertumbuhan kami lebih cepat setelah itu. Internet di tahun 2012 menjadi bisnis yang sudah mulai menarik dan terus berlanjut. Per hari ini kami memiliki 1,8 juta UKM dan juga memproses 1 Triliun-an transaksi setiap bulannya.

Pelajaran dari poin ketiga ini: carilah Tujuan Hidupmu. *Tujuan inilah yang menguatkan kita di masa-masa sulit.* Hidup hanya sekali, Tujuan ini pulalah yang memberikan makna dalam hidup kita.
 
                    Cara Ampuh Bersihkan Keramik Kamar Mandi

3 September 2017

TIPS AMPUH BERSIHKAN PERALATAN DAPUR DARI BAU MEMBANDEL



Dalam memasak, selain membutuhkan bahan makanan keberadaan peralatan masak tentu sangat penting. Namun, setelah mengolah begitu banyak jenis makanan, peralatan dapur jadi rentan sekali menyimpan bau yang kurang sedap.
Bagi Anda yang bingung membersihkan sebegitu banyaknya peralatan dapur dengan baunya masing-masing, berikut ini ada berbagai cara yang efektif untuk menghilangkan bau tersebut.

Panci/Wajan/Teflon yang Bau Amis
Untuk menghilangkan bau amis, ambil satu sendok makan bubuk kopi lalu rebus di peralatan dapur yang berbau amis tadi; entah itu panci, wajan atau teplon. Aroma kopi mampu menghilangkan bau amis yang menempel di peralatan masak tersebut dengan efektif.

Mangkuk Plastik yang Berbau
Ada mangkuk plastik Anda yang masih menyimpan bau makanan yang pernah disimpan di dalamnya? Jangan khawatir, untuk menghilangkan baunya sangat mudah yaitu dengan memasukkan koran bekas ke dalamnya, lalu tutup rapat. Biarkan semalaman agar semua bau diserap dengan sempurna oleh kertas koran tadi. Bisa juga dengan menggunakan arang yang disimpan di dalam wadah plastik.

Talenan 
Untuk menghilangkan bau-bauan yang ada di talenan, terutama bau amis caranya sangat mudah yaitu cukup belah jeruk nipis atau lemon menjadi dua bagian, lalu gosok-gosokkan secara langsung ke permukaan talenan. Setelah itu bilas dan lap hingga kering.

Pisau yang Bau Amis, Bawang dan Sebagainya
Sebagai alat untuk memotong berbagai bahan makanan pisau pun sangat mudah berbau. Untuk menghilangkan bau amis atau bau bawang yang ada di pisau bisa dilakukan dengan menggosokkan potongan lemon ke pisau, namun ingat untuk melakukannya dengan hati-hati. Bisa juga dengan ampas kopi dengan cara melumuri pisau dengan ampas kopi lalu gosok hingga baunya hilang.

Microwave dan Oven
Agar microwave dan oven tak menyimpan bau yang tidak sedap, buat cairan anti bau dari air yang dicampur dengan cuka dan kemudian letakkan di dalam microwave atau oven, lalu set ke temperature tinggi. Setelah itu bersihkan bagian dalam microwave dengan kain kering atau spons untuk menghilangkan bau makanan yang tertinggal di dalamnya sekaligus membersihkan bagian dalamnya.
Itulah beberapa cara dan tips pintar yang efektif untuk membantu Anda dalam menghilangkan berbagai bau dari peralatan dapur Anda, termasuk bau amis. Untuk semakin memudahkan Anda dalam upaya menghilangkan bau yang membandel tersebut Sunlight memiliki Motto Sabun Cuci Piring.

Motto Sabun Cuci Piringdikombinasikan dari kekuatan pembersih lemak jeruk nipis dan kandungan teh hijau yang mampu menghilangkan 5 bau membandel seperti bau ikan, udang, terasi, gulai, bawang, lebih baik dari pencuci piring biasa, termasuk menghilangkan bau amis dan bau membandel di berbagai peralatan dapur Anda seperti di talenan, piring, pisau dan peralatan lain yang berbahan plastik.

29 August 2017

LAKUKAN 5 TIPS INI AGAR FB KAMU AMAN


Beragam cara dilakukan dan kebanyakan metode tersebut berhasil hanya dikarenakan korbannya acuh dan tidak mau mengetahui lebih lanjut mengenai penjagaan privasi dan keamanan dalam menjaga facebooknya. Maka dari itu, lewat artikel ini bisa menjelaskan mengenai 5 cara agar Facebook kamu AMAN .

1. Login Alerts

 


Login Alerts atau peringatan masuk adalah fitur keamanan tambahan yang wajib kamu aktifkan. Facebook akan mengirimi kamu pemberitahuan rincian login kamu atau seseorang yang mencoba masuk ke akun kamu. Untuk mengaktifkannya, setelah masuk ke akun Facebook pilih Settings -> Security -> Login Alerts.Jadi setiap kamu login di perangkat lain atau browser baru, kamu akan mendapatkan pemberitahuan dari Facebook. Jika kamu memilih untuk mengirim pesan melalui alamat email, Facebook akan mengirim laporan ke alamat tujuan yang telah ditentukan setiap kali ada login baru.

2. Login Approvals

 


Seperti halnya Login Alerts, namun Login Approvals atau persetujuan masuk memiliki langkah keamanan yang lebih ekstra. Ini adalah cara terbaik untuk mengamankan akun kamu dari serangan hacker. Setiap akan login ke Facebook, baik dari komputer, smartphone, atau browser baru, kamu akan diminta memasukkan kode keamanan khusus lewat SMS. Cara mengaktifkannya langsung ke Settings -> Security -> Login Approvals. 

3. Trusted Contacts

 


Upaya lain untuk membuat akun Facebook kamu aman adalah dengan mengaktifkan Trusted Contacts atau kontak terpercaya. Kamu dapat memilih hingga 5 teman terpercaya dari teman-teman Facebook kamu. Tentunya disarankan pilihlah teman yang dapat dengan mudah kamu hubungi, untuk membantu kamu jika ada masalah dengan akun Facebook. Caranya ke Settings -> Security -> Contacts Trusted.

4. Legacy Contact

 

 


Legacy Contact atau kontak pewaris adalah seseorang yang kamu pilih untuk menjaga akun kamu jika dijadikan kenangan atau dikatakan meninggal. Sehingga kontak pewaris akan dapat menuliskan kiriman sematan untuk profil kamu, seperti pesan terakhir. Caranya ke Settings -> Security -> Legacy Contact.

5. Block Invitations

 



Saat mengakses berbagai layanan Facebook pihak ketiga seperti game dan lainnya, kamu perlu menerima undangan mereka agar memiliki akses semua data Anda. Untuk melindungi akun kamu, lebih baik kamu mengaktifkan Block Invitations atau blokir undangan. Terutama aplikasi atau game yang sudah tidak kamu mainkan. Caranya ke Settings -> Blocking.

Demikian 5 langkah sederhana yang bisa meng-aman-kan fb kamu dari ancaman tangan usil para hacker.Semoga bermanfaat ya?

ARTI KEDUTAN DI BAGIAN TUBUH KITA


Buat iseng-iseng aja.Gak harus dipercaya ya.,ini cuma buat menambah kewaspadaan kita aja terhadap sekitar.Meski secara nalar, akal kita pasti belum bisa menjamah dan menyimpulkan benar tidaknya perkara ini, saya harap kita semua bisa menghargai warisan dari leluhur kita.

1. Arti Kedutan di Area Sekitar Kepala

1.    Ubun ubun kepala : akan mendapat kebahagiaan
2.    Bagian kepala sebelah kanan : akan sakit
3.    Bagian kepala sebelah kiri : akan mendapati kemuliaan
4.    Seluruh kepala : akan melihat yang keanehan atau ajal sudah dekat
5.    Dahi : akan mendapatkan harta atau ilmu pengetahuan
6.    Tengkuk : akan dicintai orang kaya
7.    Alis mata kanan : akan berbahagia tetapi terlebih dulu mengalami kesusahan
8.    Alis mata kiri : akan bertemu dengan keluarga
9.    Kelopak mata kanan atas : akan mendapat keuntungan
10.    Kelopak mata kiri atas : akan bertemu kekasih
11.    Kelopak mata kanan bawah : akan bersedih
12.    Kelopak mata kiri bawah : akan sakit
13.    Ekor mata kanan atas : akan sembuh dari sakit
14.    Ekor mata kiri atas : akan bertemu keluarga atau saudara jauh
15.    Ekor mata kanan bawah : akan bertemu orang jauh
16.    Ekor mata kiri bawah : akan sakit
17.    Biji mata kanan : akan bersedih hati
18.    Biji mata kiri : akan bersuka hati
19.    Sekujur hidung : akan mencium kekasih
20.    Hidung sebelah kanan : akan sembuh dan sehat
21.    Hidung sebelah kiri : akan tercapai cita-cita
22.    Peilipis sebelah kanan : akan mendapat kesukaran
23.    Pelipis sebelah kiri : akan mendapat ketenangan hati
24.    Telinga kanan : akan mendengar kabar menyenangkan hati
25.    Telinga kiri : akan kedatangan keluarga
26.    Pipi kanan : akan panjang umur
27.    Pipi kiri : akan sembuh dan sakit
28.    Bibir kanan atas : akan bertengkar
29.    Bibir kiri atas : akan mendapat perkata baik
30.    Seluruh bibir : akan mencium kekasih
31.    Lidah : akan makan enak
32.    Anak lidah : akan mendapat huru-hara
33.    Kerongkongan kanan mendapatkan kesenangan
34.    Kerongkongan kiri : akan mendapatkan harta
35.    Leher : akan dapat kebaikan
36.    Dagu kanan : akan berkawan dengan orang kaya
37.    Dagu kiri : akan bertambah ilmu pengetahuannya

2. Arti Kedutan di Area Sekitar Tangan

38.    Bahu sebelah kanan : akan mendapat harta
39.    Bahu sebelah kiri : akan mendapat hadiah
40.    Belikat sebelah kanan : akan mendapat pakaian baru
41.    Belikat sebelah kiri : akan mendapat harta
42.    Hasta kanan : akan mendapat ketenangan
43.    Hasta kiri : akan mendapat harta
44.    Lengan kanan : akan mendapat kebaikan
45.    Lengan kiri : akan mendapat kawan baik
46.    Sikut kanan : akan berkelahi
47.    Pada sikut kiri : akan sakit
48.    Telapak tangan kanan : akan mengeluarkan uang
49.    Telapak tangan kiri : akan menerima uang
50.    Semua jari tangan kanan : akan menerima uang
51.    Pada semua jari tangan kiri : akan disenangi orang
52.    Ibu jari tangan kanan : akan dihormati orang
53.    Ibu jari tangan kiri : akan menjadi kepala pengurus
54.    Telunjuk tangan kanan : akan bertemu keluarga
55.    Telunjuk tangan kiri rahasia : akan diketahui orang
56.    Kelingking tangan kanan : akan mendapat pujian
57.    Kelingking tangan kiri : akan mendapat kabar baik
58.    Jari manis tangan kanan : akan menerima ini dengan senang hati
59.    Jari manis tangan kiri : akan mendapat wanita baik

3. Arti Kedutan di Area Sekitar Perut dan Dada

60.    Susu kanan : akan berpeluk-pelukan denga sahabat/keluarga
61.    Susu kiri : akan berpelukan dengan lawan jenis
62.    Lambung kanan : akan bercinta-cintaan
63.    Lambung kiri : akan menanggung malu
64.    Punggung kanan : akan bertemu dengan orang berilmu
65.    Punggung kiri : akan dimuly: akan orang
66.    Dada sebelah kanan : akan berpelukan dengan lawan jenis
67.    Dada sebelah kiri : akan mendapat kesenangan
68.    Perut sebetah kanan : akan menerima uang banyak
69.    Perut sebelah kiri : akan kedatangan seorang pembesar
70.    Pinggang sebelah kanan : akan mendapat kebaikan
71.    Pinggang sebelah kiri : akan mendapat anak
72.    Dubur : akan mendapat untung
73.    Pusar : akan mendapat uang banyak

4. Arti Kedutan di Area Sekitar Kaki

74.    Tumit kanan : akan bepergian
75.    Tumit kiri : akan nendapat cinta
76.    Pangkal paha kanan : akan ada orang yang menaruh cinta
77.    Pangkal paha kiri : akan berse=tubuh
78.    Kedua pangkal paha isti/suami : akan senang
79.    Paha kanan : akan bertemu keluarga
80.    Paha kiri : akan mendapat kebaikan atau menerima uang
81.    Lutut kanan : akan menerima uang
82.    Lutut kiri : akan menang berkelahi
83.    Betis kanan : akan pergi jauh
84.    Betis kiri : akan senang hati
85.    Pergelangan kaki kanan : akan dihasut oleh orang
86.    Pergelangan kaki : akan mendapat kemudahan
87.    Mata kaki kanan : akan bertemu dengan orang jauh
88.    Mata kaki kiri : akan mendapat kabar baik
89.    Jempol kaki kanan : akan kematian keluarga
90.    Jempol kaki kiri : akan bertemu dengan sahabat

Demikian ,semoga bermanfaat ya.,

Cara Ampuh! Bersihkan Keramik Kamar Mandi agar Mengkilap



Sisa-sisa sabun dan air yang tertinggal akan menimbulkan kerak, baik itu di lantai, dinding, bahkan hingga kloset kamar mandi. Kerak yang timbul mengurangi kilau dan keindahan pada keramik, jadinya ruangan kamar mandi tampak menjijikkan. Membersihkan dinding keramik, lantai keramik dan kloset dengan air dan sabun biasa tidaklah cukup. Karena itu, bagi yang ingin membersihkan keramik kamar mandi, haruslah tau tips-tips ampuh ini agar kamar mandi kembali mengkilap.

Lalu bagaimana cara bersihkan kerak di kamar mandi ini?

Tipsnya yaitu :

 

MENGGUNAKAN CUKA

  1. Isi botol semprot dengan cuka. Lalu semprotkan cuka pada dinding atau lantai keramik agak banyak. Biarkan selama 10 menit
  2. Setelah 10 menit, hidupkan kran / shower air panas. Biarkan cuka yang telah disemprot menyatu dengan air panas tersebut.
  3. Uap dari air panas itu akan membantu melarutkan lapisan kotoran sabun yang menempel. Anda dapat menyiramnya kembali dengan air panas yang mengalir selama 2 menit.
  4. Lap keramik yang sudah disemprot tadi dengan spons basah. Usahakan untuk sesering mungkin membersihkan spons yang terkena kotoran keramik tadi. Bilas keramik yang sudah dibersihkan tadi. Lalu keringkan dengan handuk.
  5. Letakkan satu sendok makan lilin mobil (car wax) ke spons basah. Oleskan car was tersebut pada keramik dengan gerakan melingkar. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kilau dari keramik yang hilang.

 

MENGGUNAKAN CAIRAN PEMBERSIH


Saat ini, sudah banyak tersedia Macam Cairan Pembersih Berkualitas yang dapat langsung diaplikasikan. Produk pembersih itu telah diformulasikan untuk mengangkat kerak sabun, kerak kapur dan kotoran lain yang ada pada keramik. Penggunaannya pun semakin mudah, karena anda tidak perlu repot-repot untuk membuat cairan pembersih.
  1. Tuangkan cairan pembersih ini pada sebuah wadah yang cukup lebar.
  2. Celupkan sikat pada cairan pembersih itu lalu gosokkan pada keramik yang kotor.
  3. Diamkan selama 10-15 menit. Setelah itu, anda dapat menyikatnya kembali dan membilas sampai bersih.


MENGGUNAKAN KAPORIT

  1. Langkah pertama, siram kerak yang menempel pada keramik dengan air panas.
  2. Taburkan bubuk karporit secara merata pagi bagian yang berkerak.
  3. Biarkan selama 30 menit. Lalu siram dengan air bersih.
  4. Gosok keramik yang berkerak tadi dengan sikat secara merata.
  5. Bilas keramik sampai bersih.

MENGGUNAKAN ASAM SITRAT

  1. Bersihkan kerak yang terdapat pada keramik dengan batu apung dan air sabun
  2. Setelah dibersihkan, bilas bekas kotoran dengan air bersih.
  3. Basahi bagian-bagian yang berkerak dengan air bersih, lalu taburkan asam sitrat pada bagian-bagian yang berkerak secara merata.
  4. Biarkan asam sitrat itu bekerja, diamkan kira-kira selama 1 jam.
  5. Setelah itu, anda dapat menyikat keramik yang terdapat keraknya dan bilas dengan air sampai bersih.
Demikian ,semoga tipsnya bermanfaat.

7 TIPS MEMILIH PEMBALUT


7 Tips Memilih Pembalut 

1. Pilih Pembalut Yang Cocok
 
Pilihlah pembalut yang cocok untuk anda. Cocok dalam arti ketika anda gunakan tidak menimbulkan gatal-gatal atau bahkan iritasi. Untuk mengetahui hal ini, anda bisa mencoba beberapa merk pembalut kemudian memilih mana yang pas dan cocok.

2. Pilih Pembalut Yang Lembut & Daya Serap Tinggi

Tips kedua untuk memilih pembalut yang aman adalah dengan mengetahui kondisi fisik pembalut. Pilih pembalut yang berbahan lembut dengan daya serap tinggi. Semakin tinggi daya serapnya maka semakin bagus.

3. Hindari Pembalut Dengan Aroma Wangi

Anda pasti suka pembalut yang wangi. Tapi tahukah anda bahwa bahan pewangi ini sangat berbahaya bagi organ intim ? mungkin hanya sebagian dari anda yang tau.Pewangi pada pembalut umumnya terbuat dari bahan kimia berbahaya, jadi dalam jangka panjang akan menimbulkan berbagai komplikasi dan infeksi. Misalnya infeksi jamur vagina hingga kencing nanah.


4. Gunakan Sekali Pakai

Gunakan pembalut hanya satu kali pakai jangan mencuci lalu menggunakannya kembali . Pembalut yang digunakan berkali-kali akan berisiko mengakibatkan infeksi jamur ataupun bakteri. Hal ini sering kali menimbulkan gatal atau kemerahan pada area kewanitaan.

5. Rutin Ganti Pembalut

Ganti pembalut tiap 2-3 jam sekali, atau sesuaikan dengan volume darah yang keluar. Ingat, anda tidak boleh malas mengganti pembalut. Jangan sampai menunggu pembalut penuh dengan darah haid, baru anda menggantinya.

6. Utamakan Kualitas

Jangan utamakan yang murah, tapi utamakanlah yang berkualitas. Buat apa murah kalau tidak berkualitas. Lagian beda harganya juga nggak terlalu jauh, jadi jika anda membeli yang berkualitas itu tidak jadi masalah.
Yang jadi masalah adalah ketika anda memilih membeli pembalut yang murah, terus terjadi iritasi atau gatal-gatal, dan anda malah menyalahkan merk pembalutnya. Padahal jelas anda sendiri yang memilih merk pembalut tersebut.

7. Rekomendasi Pembalut Aman

Kita merekomendasikan penggunaan pembalut aman,pengalaman dari penulis sudah lama menggunakan Sco Sanitary Pad.Aman dari segi bahan dan berguna dalam pencegahan penyakit alat vital perempuan.

Demikian tips nya .Semoga Bermanfaat.